Detik itu, tepat hari perpisahan SMA ku, tekadku pun muncul dari
berbagai sudut ruang hati... Aku ingin menjadi bagian orang penting di
dalam keluargaku, aku ingin menjadi sosok anak yang dapat diandalkan
oleh orang-orang terdekatku..dan begitu banyak hal yang aku harapkan
hingga tak bisa aku celotehkan di setiap tarian jemariku ini,Ra.
Ra, ketika semua pilihan tersudut padaku, tentunya aku memilih yang
paling terbaik bukan ? Namun pilihan itu tidak berlaku, aku seperti
bagian bidang catur yang setiap
langkahnya harus ditentukan ! Katanya,mereka selalu tahu yang terbaik
untukku, padahal yang menjalani diriku sendiri,bukan kamu,dia,atau
mereka.
Ra, jangankan
menuntut hak dari mereka. Bahkan meminta sedikit waktu luang mereka
untuk bercanda ria denganku pun itu mustahil. Namun nyatanya aku harus
menuruti kata apapun yang keluar dari mulut mereka, suka tidak suka
harus suka, dan bisa atau tidak bisa aku harus 'bisa'.
Hatiku
menggerutu Ra,ingin mengatakan pada mereka 'cobalah mengerti,jangan
hanya menghakimi,berkomunikasi dengan baik dan sesekali mengalah dengan
mencari solusi, bukan hanya menuntut solusi'. Namun nyatanya perkataan
hati itu selalu berbalik pada diriku sendiri,Ra.
Mungkin aku
terlalu bodoh,Ra. Terlalu mendramatisir keadaan, karena seiring
berjalannya waktu.... Aku menikmati hidup ini, sungguh Tuhan selalu
memberikan jalan terbaik untukku.. !!! Alhamdulillah hariku tak pernah
lepas dari rasa syukur.
Hariku padat terisi,Ra. Hingga aku tak
pernah memperdulikan kesehatan. Mungkin aku terlalu menikmati hidup,aku
sibuk,aku terlalu asyik dengan duniaku sendiri,Ra. Hingga suatu titik
teguran menyadarkanku...
'Materi memang penting,tapi dia bukan segalanya,,nyatanya kesehatanlah yang paling penting'. Kan ?
Berbicara tentang 'kesehatan' Ra, semua orang pasti ingin terhindar
dari berbagai macam penyakit. Aku yakin tidak seorang pun manusia di
dunia ini yang tidak sedih ketika ia diagnosa dokter sakit parah, ia
pasti sedikit lemah, bahkan ada yang putus asa, dan berbagai macam
penyesalan yang ia utarakan ketika ia jatuh sakit. Padahal bukankah
sakit itu penggugur dosa-dosa kita,Ra..?? Bukankah segala penyakit pasti
ada obatnya ?
Ra, ternyata rejeki itu bukan hanya materi ya..!!!
Diberi kesehatan itu luar biasa nikmatnya, dikirimkan orang-orang baik
disekeliling kita lengkaplah sudah. Alhamdulillah..rasa syukurku tiada
henti untuk sang pencipta.. I love Alloh♥♥
Tidak ada komentar:
Posting Komentar